Masih sama

Sejenak ku termangu…..

Ditepian rindu tak bersayap……

Patah, namun tetap bisa menyelubungi…..

Kegelisahan hati yang tak berperi……

 

Masih sama…..

Kerinduan ini masih sama….

Kemarin, hari ini, dan esok…..

Masih akan terasa sama

 

Ku terdiam……

Sendiri…ya, seorang diri…..

Masih sama seperti hari-hari yang berlalu….

Hanya sepi yang kan menemani……

Hari-hari tanpamu…..

 

Sebuah harapan…

Kala mentari menyingsing indah di ufuk timur…

Embun pagi nan segar menggelayut diantara rerumputan hijau….

Hembusan bayu pagi menghidupkan suasana hari…

Senyuman manis kini tersungging di cerahnya pagi….

 

Pucuk cinta itu mekarkan sebuah mahkota diri….

Yang menari disela-sela tiupan bayu….

Berharap ada yang menghinggapinya….

Merayu seraya beradu di tepiannya….

 

itulah sebuah harapan

Dari hati yang tengah berharap….

Berharap yang pasti dan lagi pasti…

 

 

 

jeritan suara hati

Langit berselimutkan awan cumolonimbus….

hitam….hitam…dan hanya hitam….

petir seakan menanti tuk menyapa….

memekakkan telinga insan yang nestapa…

tak terbersit sedikitpun kata dalam tanya…

yang bisa memuaskan dahaga dalam dada…

rindu yang teramat sangat…

menanti terkuak hingga terlepas….

jeritan suara hati…menggema laksana gemuruh….

berharap reda….meski badai cinta tetap bergelora…

 

mendung itu berarti….

Tiupan angin sepoy menggetarkan raga…

Sukma terlelap dalam selimut bahagia…

Bisikan cinta dari sang bayu pagi…

Hadirkan senyum di indahnya hari…

Tapi hari ini kian berbeda….

Tak ada canda maupun tawa…

Seakan hati enggan berkata…

Mendung itu haruskah berarti nestapa…??

hujan…

hujan….

menyapa tubuh lewat sentuhan….

dingin mengalir lembut pada tubuh yang terlena….

hangat dalam balutan cinta nan gemilang….

 

hujan…

menjadi bisu kala terkena gundah merana…

ibarat herbal alami penyembuh pilu….

menjadi penyemangat kala sedang termangu….

 

hujan….

hadirlah dalam dekap hangat hatiku….

basahilah jiwa ini dengan tetesan lembut dirimu….

agar semuanya musnah tak tersisa…

tersapu oleh sentuhan lembut dirimu….

 

Harapan diriku

Hari, bulan dan tahun telah berganti…

Sejak pertemuan pertama kita….

Tapi rasa yang ada dihati ini…

Tak pernah kunjung bisa menghilang…

 

Duhai sang pemilik hati…

Apakah disana engkau merasa hal yang sama…

Terbelenggu oleh rasa dahaga cinta…

Harapan bersua akankah bisa terlaksana….

Secepatnya…!!! Insya Allah…

Dimalam ini

Dimalam ini…

Saat semua insan menyatukan kasih dan sayang…

Terhadap insan yang terkasih….

Ingin meraih bahagia bersama…..

Dimalam ini….

Aku sendiri tiada kekasih…

Walau hati ingin seperti insan yang lain…

Harus kupasrahkan..

Berharap takdir akan berlaku baik padaku…suatu hari nanti.

Insya Allah……~_^

cintaku…cinta siapa…???

Ingin ku meraihmu….
Meski berat akan kulakukan jua….
Tak perduli rintangan didepanku….
Asalkan bisa menemani dirimu selamanya…

Kuberlari….
Mengejar bayang indah didepanku…
Mencoba mengikuti kemana langkahmu mengarah…
Walau kakiku tak tau harus melangkah kemana….

Seruan malam….

Seruan malam…..

Yang terdengar hanya suara berisik jangrik mengalun….

Menambah pilu rasa hati tiada syahdu….

Mungkinkah akan selalu kelabu….

Seruan malam….

Hakikat diri dalam pertapaan insani….

Membuka mata akan kerumitan hidup tiada sempurna….

Akan merubah nasib insan yang terlena akan dunia….

Kini malam itu nampak semu….

Bagai noktah tak terhapus oleh titisan air….

Bagaimana akan tercapai segala cita dan cinta diri….

Saat ini hanya aku yang bertanya padamu wahai seruan malam….

Rindu

Rindu…

Dalam keremangan malam…

Terbersit sebuah nama disudut hati….

Yang selalu hadir menjadi penghias mimpi….

Akan kah usai penantian ini…